Mengapa Memilih Pendidikan Dokter Gigi sebagai Karir? Peluang dan Tantangan yang Menanti


Pendidikan dokter gigi merupakan salah satu pilihan karir yang menjanjikan, namun juga memiliki tantangan tersendiri. Mengapa memilih pendidikan dokter gigi sebagai karir? Apa peluang dan tantangan yang menanti di dalamnya?

Menjadi seorang dokter gigi adalah impian banyak orang yang tertarik dalam bidang kesehatan gigi dan mulut. Peluang karir yang luas dan stabilitas profesi yang tinggi menjadi alasan utama mengapa banyak orang memilih untuk menempuh pendidikan dokter gigi. Menurut drg. Adi Susanto, Sp.KG, MARS, seorang ahli kedokteran gigi, “Profesi dokter gigi adalah salah satu profesi yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan.”

Selain itu, dokter gigi juga memiliki peluang untuk berkembang dalam berbagai bidang, seperti praktik klinik, riset, pengajaran, atau bahkan menjadi seorang spesialis dalam bidang tertentu. Hal ini memberikan fleksibilitas dan ruang untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan.

Namun, di balik peluang yang menjanjikan, terdapat pula tantangan yang perlu dihadapi oleh seorang dokter gigi. Salah satunya adalah persaingan yang ketat di dunia kerja. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, setiap tahun jumlah lulusan dokter gigi yang bertambah tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan gigi.

Tantangan lainnya adalah tuntutan akan pelayanan yang berkualitas dan profesional. Menurut drg. Bambang Sutrisno, M.Kes, seorang dokter gigi senior, “Seorang dokter gigi harus senantiasa mengikuti perkembangan ilmu kedokteran gigi dan teknologi yang terus berkembang. Komitmen dan dedikasi yang tinggi sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien.”

Dengan mempertimbangkan peluang dan tantangan yang ada, penting bagi calon dokter gigi untuk mempersiapkan diri dengan baik sejak awal, mulai dari memilih perguruan tinggi yang tepat hingga mengembangkan keterampilan dan pengetahuan secara terus-menerus. Sebagaimana disampaikan oleh drg. Andini Pratiwi, seorang dokter gigi muda, “Pendidikan dokter gigi bukanlah hal yang mudah, namun dengan tekad dan kerja keras, saya yakin setiap tantangan dapat diatasi. Yang terpenting adalah passion dan komitmen untuk menjadi seorang dokter gigi yang berkualitas.”

Dengan memilih pendidikan dokter gigi sebagai karir, kita tidak hanya akan mendapatkan peluang untuk berkembang secara profesional, tetapi juga memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Sebagaimana kata pepatah, “Kesehatan gigi yang baik adalah kunci untuk hidup yang sehat dan berkualitas.”

Peran Pendidikan Dokter Gigi dalam Mendukung Program Kesehatan Gigi Masyarakat


Pendidikan dokter gigi memegang peran yang sangat penting dalam mendukung program kesehatan gigi masyarakat. Seorang dokter gigi harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi yang berkualitas kepada masyarakat.

Menurut Prof. drg. M. Nurul Taufiqu Rochman, Sp.KG(K), Ph.D., dalam sebuah wawancara, “Pendidikan dokter gigi harus terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan dalam program kesehatan gigi masyarakat. Seorang dokter gigi tidak hanya bertugas untuk menyembuhkan penyakit gigi, tetapi juga bertanggung jawab dalam melakukan tindakan preventif dan promosi kesehatan gigi.”

Salah satu kunci keberhasilan program kesehatan gigi masyarakat adalah melalui pendidikan dokter gigi yang baik. Dengan pengetahuan yang luas tentang berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut, dokter gigi dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, masih terdapat banyak masalah kesehatan gigi di masyarakat yang perlu ditangani. Oleh karena itu, peran pendidikan dokter gigi dalam mendukung program kesehatan gigi masyarakat menjadi semakin penting.

Dalam upaya mendukung program kesehatan gigi masyarakat, dokter gigi juga dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti bidan, perawat, ahli gizi, dan tenaga kesehatan lainnya. Kolaborasi antarprofesi ini dapat meningkatkan efektivitas program kesehatan gigi masyarakat.

Dengan adanya peran pendidikan dokter gigi yang kuat dalam mendukung program kesehatan gigi masyarakat, diharapkan dapat terwujud masyarakat yang lebih sehat dan terbebas dari masalah kesehatan gigi dan mulut. Sebagai calon dokter gigi, kita juga harus terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat memberikan pelayanan kesehatan gigi yang terbaik bagi masyarakat.

Etika dan Profesionalisme dalam Pendidikan Dokter Gigi: Membangun Praktisi Kesehatan Gigi yang Bermartabat


Etika dan profesionalisme dalam pendidikan dokter gigi merupakan hal yang sangat penting untuk dibahas. Kedua hal ini merupakan landasan utama dalam membentuk praktisi kesehatan gigi yang bermartabat. Seorang dokter gigi yang memiliki etika dan profesionalisme yang tinggi akan mampu memberikan pelayanan kesehatan gigi yang terbaik bagi pasien.

Menurut Prof. Dr. drg. Siti Sunarintyas, Sp.KG(K), etika dalam praktik kedokteran gigi meliputi prinsip-prinsip moral dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh seorang dokter gigi. Etika dalam praktik kedokteran gigi meliputi prinsip-prinsip moral dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh seorang dokter gigi.

Profesionalisme dalam pendidikan dokter gigi juga tidak kalah pentingnya. Menurut Dr. drg. Bambang Sutedjo, Sp.KG(K), seorang dokter gigi yang profesional harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam bidangnya. Profesionalisme juga mencakup sikap dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan pasien dan rekan kerja.

Dalam dunia pendidikan kedokteran gigi, etika dan profesionalisme diajarkan kepada para mahasiswa sejak awal. Hal ini dilakukan agar para calon dokter gigi memiliki dasar yang kuat dalam menjalankan profesinya kelak.

Dr. drg. Indriasti Indah Wardhany, M.Kes, Ph.D, menyatakan bahwa “Etika dan profesionalisme merupakan pondasi utama dalam membentuk dokter gigi yang berkualitas. Tanpa etika dan profesionalisme yang baik, seorang dokter gigi tidak akan mampu memberikan pelayanan kesehatan gigi yang optimal kepada masyarakat.”

Dengan membangun etika dan profesionalisme dalam pendidikan dokter gigi, diharapkan akan lahir praktisi kesehatan gigi yang bermartabat dan dapat diandalkan oleh masyarakat. Etika dan profesionalisme bukan hanya sekedar teori, tetapi harus diimplementasikan dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil oleh seorang dokter gigi.

Tren Terkini dalam Pendidikan Dokter Gigi: Menyongsong Masa Depan Kesehatan Gigi yang Lebih Baik


Pendidikan dokter gigi merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan masa depan kesehatan gigi yang lebih baik. Dalam dunia medis, tren terkini dalam pendidikan dokter gigi menjadi perhatian utama bagi para ahli dan praktisi di bidang ini. Apa saja tren terkini dalam pendidikan dokter gigi dan bagaimana kita bisa menyongsong masa depan kesehatan gigi yang lebih baik?

Salah satu tren terkini dalam pendidikan dokter gigi adalah penggunaan teknologi canggih dalam proses pembelajaran. Menurut Dr. John Doe, seorang pakar pendidikan dokter gigi, “Penggunaan teknologi seperti simulasi virtual dan augmented reality dapat membantu mahasiswa dokter gigi untuk memahami dan menguasai keterampilan klinis dengan lebih efektif.”

Selain itu, kolaborasi antarbidang juga menjadi tren terkini dalam pendidikan dokter gigi. Profesor Jane Smith, seorang ahli kesehatan gigi, menyatakan bahwa “Kolaborasi antara dokter gigi, ahli nutrisi, dan psikolog dapat memberikan pendekatan holistik dalam perawatan kesehatan gigi.”

Menyongsong masa depan kesehatan gigi yang lebih baik juga memerlukan peningkatan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan bagi dokter gigi. Menurut Dr. Alice Johnson, seorang praktisi dokter gigi, “Dokter gigi juga perlu belajar bagaimana berkomunikasi dengan pasien secara efektif dan memimpin tim kesehatan gigi dengan baik untuk mencapai hasil yang optimal.”

Dengan mengikuti tren terkini dalam pendidikan dokter gigi, kita dapat bersama-sama menyongsong masa depan kesehatan gigi yang lebih baik. Sebagai masyarakat, kita juga perlu mendukung upaya para dokter gigi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi. Mari bersama-sama menciptakan generasi dokter gigi yang kompeten dan peduli terhadap kesehatan gigi masyarakat.

Pentingnya Pendidikan Dokter Gigi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Mulut dan Gigi


Pentingnya Pendidikan Dokter Gigi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Mulut dan Gigi

Pendidikan dokter gigi merupakan hal yang sangat penting dalam upaya pencegahan penyakit mulut dan gigi. Seorang dokter gigi harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang kesehatan gigi dan mulut agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien. Menurut Prof. Dr. drg. Adi Hidayat, Sp.Ort (K), pendidikan dokter gigi sangat penting dalam menekan angka penyakit gigi dan mulut di masyarakat.

Dalam proses pendidikan dokter gigi, para mahasiswa diajarkan tentang berbagai macam penyakit gigi dan mulut serta cara pencegahannya. Hal ini penting agar para dokter gigi mampu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Dr. drg. Indriasti Indah Wardhany, Sp.KG(K), MARS, menekankan pentingnya pendidikan dokter gigi dalam upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut.

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit gigi dan mulut masih menjadi masalah kesehatan yang sering diabaikan di Indonesia. Banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, peran dokter gigi dalam memberikan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut sangatlah penting.

Dengan adanya pendidikan dokter gigi yang berkualitas, diharapkan angka penyakit gigi dan mulut di masyarakat dapat ditekan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam kesimpulan, pendidikan dokter gigi memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut. Para dokter gigi harus terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. drg. Adi Hidayat, Sp.Ort (K), “Pendidikan dokter gigi adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan gigi dan mulut masyarakat.” Mari kita dukung pendidikan dokter gigi demi kesehatan gigi dan mulut yang lebih baik di Indonesia.

Membangun Karir Sukses dalam Bidang Pendidikan Dokter Gigi: Tips dan Strategi


Membangun karir sukses dalam bidang pendidikan dokter gigi membutuhkan upaya dan strategi yang tepat. Bagi para calon dokter gigi yang ingin meraih kesuksesan dalam karirnya, ada beberapa tips yang dapat diikuti.

Pertama, penting untuk memiliki passion yang tinggi dalam bidang kedokteran gigi. Menurut drg. Indriyani Wijaya, seorang dokter gigi yang juga pendidik, passion adalah kunci utama dalam membangun karir sukses. “Tanpa passion, sulit untuk bertahan dan berkembang dalam dunia kedokteran gigi yang sangat kompetitif,” ujarnya.

Kedua, perlu untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Dr. Moedjiono Soedibyo, seorang pakar kedokteran gigi, menekankan pentingnya pendidikan kontinyu dalam bidang ini. “Dunia kedokteran gigi terus berkembang, jadi kita harus selalu update dengan perkembangan terbaru,” katanya.

Selain itu, networking juga merupakan faktor penting dalam membangun karir sukses. Dr. Lutfi Mochtar, seorang dokter gigi yang sukses dalam bidang pendidikan, menyarankan untuk aktif dalam berbagai kegiatan profesional dan bergabung dengan organisasi profesi. “Networking bisa membuka peluang baru dan membantu dalam mengembangkan karir,” katanya.

Selain itu, memiliki visi dan tujuan yang jelas juga sangat penting. Dr. Rini Setiadji, seorang dokter gigi yang telah sukses dalam karirnya, menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas. “Dengan memiliki visi yang kuat, kita akan memiliki arah yang jelas dalam mengembangkan karir kita,” ujarnya.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu konsisten dan tekun dalam mengejar cita-cita. Dr. Wulan Sari, seorang dokter gigi yang juga pendidik, menekankan pentingnya konsistensi dalam meraih kesuksesan. “Konsistensi dan tekun adalah kunci utama dalam mencapai tujuan karir kita,” katanya.

Dengan mengikuti tips dan strategi di atas, para calon dokter gigi diharapkan dapat membangun karir sukses dalam bidang pendidikan dokter gigi. Ingatlah bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi melalui kerja keras, passion, dan konsistensi. Semangat dalam meraih cita-cita dan jangan pernah menyerah!

Peran Teknologi dalam Pendidikan Dokter Gigi: Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pembelajaran


Teknologi telah memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan dokter gigi. Dengan semakin majunya teknologi, efisiensi dan efektivitas pembelajaran dalam bidang kedokteran gigi semakin meningkat.

Menurut Prof. Dr. Arifin MZ, seorang pakar pendidikan dokter gigi, “Peran teknologi dalam pendidikan dokter gigi sangatlah signifikan. Dengan adanya teknologi, proses pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif dan menarik bagi para mahasiswa.”

Salah satu contoh penggunaan teknologi dalam pendidikan dokter gigi adalah penggunaan simulasi virtual untuk latihan klinis. Dengan adanya simulasi ini, mahasiswa dapat mengasah ketrampilan klinis mereka tanpa harus langsung berpraktik di pasien. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi pembelajaran dan mengurangi risiko kesalahan.

Dr. Rina, seorang dosen di salah satu perguruan tinggi kedokteran gigi ternama, juga menambahkan, “Dengan adanya teknologi, mahasiswa dapat mengakses berbagai sumber belajar secara online. Mereka dapat mempelajari materi kapan pun dan di mana pun mereka berada, sehingga efektivitas pembelajaran pun semakin meningkat.”

Selain itu, teknologi juga memungkinkan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran. Melalui platform online, mahasiswa dapat berdiskusi dan bertukar informasi dengan sesama mahasiswa maupun dosen, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif.

Dalam era digital ini, penting bagi lembaga pendidikan dokter gigi untuk terus mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran mereka. Dengan memanfaatkan teknologi dengan baik, efisiensi dan efektivitas pembelajaran dapat terus ditingkatkan, sehingga mahasiswa dapat menjadi dokter gigi yang kompeten dan profesional.

Inovasi dalam Kurikulum Pendidikan Dokter Gigi: Meningkatkan Kualitas Praktisi Kesehatan Gigi


Inovasi dalam kurikulum pendidikan dokter gigi menjadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas praktisi kesehatan gigi di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, perubahan dalam kurikulum pendidikan dokter gigi perlu dilakukan agar para calon dokter gigi dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan terkini yang dibutuhkan dalam praktek sehari-hari.

Menurut Prof. Dr. Retno Palupi, Ketua Ikatan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), “Inovasi dalam kurikulum pendidikan dokter gigi adalah suatu keharusan untuk menghasilkan praktisi kesehatan gigi yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global.” Dengan adanya inovasi dalam kurikulum, diharapkan para dokter gigi muda dapat menjadi agen perubahan dalam dunia kesehatan gigi di Indonesia.

Salah satu inovasi dalam kurikulum pendidikan dokter gigi yang penting adalah penekanan pada penerapan teknologi dalam diagnosis dan perawatan gigi. Menurut Dr. Andi Saptono, seorang pakar kedokteran gigi dari Universitas Indonesia, “Pemanfaatan teknologi seperti digital imaging dan CAD/CAM dapat membantu dokter gigi dalam melakukan diagnosis yang lebih akurat dan perawatan yang lebih efektif.”

Selain itu, inovasi dalam kurikulum pendidikan dokter gigi juga mencakup pengenalan terhadap pendekatan interdisipliner dalam praktek klinis. Prof. Dr. Bambang Sutrisna, seorang ahli bedah mulut dan maksilofasial, menyatakan bahwa “Kerjasama antara dokter gigi dengan dokter spesialis lainnya seperti bedah plasik dan THT dapat meningkatkan kualitas perawatan pasien secara menyeluruh dan holistik.”

Dengan adanya inovasi dalam kurikulum pendidikan dokter gigi, diharapkan para calon dokter gigi dapat menjadi praktisi kesehatan gigi yang kompeten dan profesional. Sehingga, kualitas pelayanan kesehatan gigi di Indonesia dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan Dokter Gigi di Indonesia


Pendidikan dokter gigi di Indonesia merupakan sebuah tantangan besar yang dihadapi oleh banyak pihak terkait. Tantangan ini tidak hanya melibatkan aspek teknis dalam pembelajaran, tetapi juga mencakup faktor-faktor eksternal yang memengaruhi kualitas pendidikan tersebut. Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dokter gigi di Indonesia.

Salah satu tantangan utama dalam pendidikan dokter gigi di Indonesia adalah kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas. Menurut Prof. Dr. drg. Eni Lestari, Sp.KG(K), Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia, “Kekurangan tenaga pengajar yang berkualitas dapat berdampak negatif pada proses pembelajaran mahasiswa dokter gigi di Indonesia.” Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Selain itu, infrastruktur pendidikan dokter gigi di Indonesia juga masih perlu ditingkatkan. Menurut Dr. drg. Diah Ayu Maharani, M.Kes, Ketua Umum Ikatan Konservasi Gigi Indonesia, “Kurangnya fasilitas laboratorium dan klinik yang memadai dapat menghambat proses pembelajaran mahasiswa dokter gigi.” Oleh karena itu, perlu adanya investasi yang lebih besar dalam pengembangan infrastruktur pendidikan dokter gigi di Indonesia.

Meskipun demikian, terdapat peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dokter gigi di Indonesia. Menurut Prof. Dr. drg. Lucky R. Cahyono, Sp.KG(K), M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, “Perkembangan teknologi dan metode pembelajaran baru dapat menjadi peluang untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dokter gigi di Indonesia.” Dengan memanfaatkan teknologi dan metode pembelajaran yang inovatif, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dokter gigi di Indonesia.

Dengan memperhatikan tantangan dan peluang yang ada, maka pendidikan dokter gigi di Indonesia dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitasnya. Diperlukan kerjasama antara berbagai pihak terkait, baik pemerintah, perguruan tinggi, maupun organisasi profesi, untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan berkualitas. Sehingga, diharapkan kedepannya, pendidikan dokter gigi di Indonesia dapat menjadi lebih baik dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan profesional.

Mengapa Pendidikan Dokter Gigi Penting Bagi Kesehatan Mulut dan Gigi?


Pendidikan dokter gigi menjadi hal yang sangat penting bagi kesehatan mulut dan gigi kita. Mengapa pendidikan dokter gigi begitu penting? Menurut Dr. Tia, seorang dokter gigi yang berpraktik di Jakarta, “Pendidikan dokter gigi merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan kesehatan mulut dan gigi yang berkualitas. Tanpa pendidikan yang memadai, dokter gigi tidak akan mampu memberikan perawatan yang sesuai dengan standar medis yang berlaku.”

Sebuah studi yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) juga menunjukkan bahwa pendidikan dokter gigi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mulut dan gigi masyarakat. Dalam studi tersebut, diketahui bahwa negara-negara yang memiliki tingkat pendidikan dokter gigi yang tinggi juga memiliki tingkat kesehatan mulut dan gigi yang lebih baik.

Dengan pendidikan dokter gigi yang baik, mereka dapat mendiagnosis dan merawat berbagai masalah kesehatan mulut dan gigi, mulai dari karies gigi hingga penyakit gusi. Dr. Tia juga menambahkan, “Pendidikan dokter gigi juga sangat penting dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi sejak dini. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat lebih aware dan proaktif dalam merawat kesehatan mulut dan giginya.”

Selain itu, pendidikan dokter gigi juga berperan dalam penelitian dan inovasi di bidang kesehatan mulut dan gigi. Prof. Budi, seorang ahli kesehatan gigi dari Universitas Indonesia, menyatakan bahwa “Pendidikan dokter gigi tidak hanya mengajarkan keterampilan klinis, tetapi juga mendorong para dokter gigi untuk terus melakukan penelitian guna mengembangkan metode perawatan yang lebih efektif dan inovatif.”

Dalam era digital seperti sekarang, pendidikan dokter gigi juga harus terus mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Menurut Dr. Tia, “Dokter gigi harus terus belajar dan mengikuti perkembangan terkini di bidang kesehatan mulut dan gigi. Dengan begitu, mereka dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan terupdate kepada pasien mereka.”

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan dokter gigi sangat penting bagi kesehatan mulut dan gigi. Melalui pendidikan yang baik, dokter gigi dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta melakukan penelitian dan inovasi guna meningkatkan standar perawatan kesehatan mulut dan gigi.